Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Adaptif Digital, Siswa XII-3 MAN 1 Majalengka Ikuti Latihan TKA Berbasis CBT

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Adaptif Digital, Siswa XII-3 MAN 1 Majalengka Ikuti Latihan TKA Berbasis CBT

Talaga (KEMENAG) — Guna meningkatkan kesiapan peserta didik dalam menghadapi asesmen digital sekaligus menghadirkan suasana belajar yang interaktif, MAN 1 Majalengka terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Kegiatan simulasi Latihan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Sejarah Indonesia berbasis Computer Based Test (CBT) tersebut dilaksanakan di Ruang Kelas XII-3 MAN 1 Majalengka, Selasa (15/9/2026).

Rangkaian pembelajaran diawali dengan penayangan instrumen soal Sejarah Indonesia berbasis digital melalui layar proyektor di depan kelas. Di bawah bimbingan Guru Mata Pelajaran Sejarah Indonesia, Siti Rohmah, S.Hum., seluruh peserta didik Kelas XII-3 mengerjakan paket soal tematik—khususnya materi seputar dinamika masa awal kemerdekaan Indonesia—yang dilengkapi sistem hitung mundur (countdown). Pengerjaan terukur ini melatih siswa untuk cermat, fokus, serta cepat dalam menganalisis korelasi antarfakta sejarah di bawah batasan waktu yang berjalan.

Penyelenggaraan simulasi TKA berbasis CBT ini dirancang untuk membiasakan peserta didik dengan pola evaluasi berbasis komputer di era digital. Melalui perpaduan penguasaan materi dan kecakapan manajemen waktu, para siswa dibina agar memiliki ketelitian berpikir kritis serta kesiapan mental penuh saat menghadapi berbagai model asesmen berstandar tinggi.

Guru Mata Pelajaran Sejarah Indonesia MAN 1 Majalengka, Siti Rohmah, S.Hum., menjelaskan bahwa integrasi sistem CBT dalam pembelajaran sejarah bertujuan meningkatkan ketangkasan berpikir siswa.

“Pemanfaatan sistem CBT dengan batas waktu otomatis ini sengaja kami terapkan agar pembelajaran Sejarah tidak lagi terkesan hafalan semata. Siswa dituntut untuk fokus, cepat, dan cermat dalam menganalisis soal-soal fakta sejarah di bawah tekanan waktu,” ujar Siti.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam mendukung efektivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harian.

“Melalui latihan berbasis komputer ini, kami ingin membiasakan anak-anak dengan iklim evaluasi digital. Harapannya, mereka menjadi lebih percaya diri, adaptif, serta siap menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik di masa mendatang,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, jajaran pendidik Sejarah Indonesia bersama tim kurikulum MAN 1 Majalengka akan mengembangkan bank soal digital interaktif secara berkala guna memantapkan persiapan ujian akhir siswa jenjang kelas XII.

Melalui penerapan latihan TKA berbasis CBT ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi sekaligus melatih kesiapan dalam menghadapi berbagai asesmen, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *