Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Bapenda Jabar Gelar Pendataan Pajak Kendaraan Bermotor di MAN 1 Majalengka

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Bapenda Jabar Gelar Pendataan Pajak Kendaraan Bermotor di MAN 1 Majalengka

Talaga (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menerima kunjungan koordinasi sekaligus pendampingan lapangan dari Tim Pendataan Kendaraan Penunggak Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Senin (14/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mempermudah proses verifikasi status pajak kendaraan serta mengedukasi kepatuhan pajak di lingkungan madrasah.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 12.30 WIB. Tim Bapenda Jabar disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Setelah koordinasi singkat, pendataan teknis lapangan dilanjutkan dengan mendatangi area parkir kendaraan siswa di bagian depan dan samping madrasah.

Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., mendampingi langsung petugas saat menyisir lokasi parkir. Pendampingan ini dilakukan guna memastikan penyisiran fokus pada kendaraan milik warga madrasah, mengingat terdapat beberapa titik parkir pengelola pihak ketiga di sekitar area MAN dan MTs. Informasi mengenai pendataan ini juga disebarkan melalui grup WhatsApp resmi untuk diketahui seluruh warga madrasah.

“Pendampingan ini dikhususkan untuk memastikan kendaraan yang didata adalah milik siswa-siswi MAN 1 Majalengka, sehingga proses berjalan tertib dan tepat sasaran,” ujar Wawan Abdul Gani.

Dalam penelusuran tersebut, petugas mengidentifikasi data kendaraan secara digital. Bagi kendaraan yang terdeteksi belum melunasi kewajiban pajak, petugas menempelkan kartu pemberitahuan secara persuasif di dashboard atau stang kendaraan.

Petugas Pendataan Bapenda Jabar, Dede Luqi, mengapresiasi keterbukaan dan pendampingan dari pihak madrasah. Penggunaan sistem digital mempercepat proses validasi di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan pendampingan dari pihak madrasah. Dengan menggunakan aplikasi Sapawarga, proses pendataan berjalan lebih cepat dan efisien,” ungkap Dede Luqi.

Melalui sinergi lintas instansi ini, Bapenda Jabar dan MAN 1 Majalengka berharap kesadaran hukum serta tertib administrasi kendaraan bermotor di lingkungan pendidikan terus meningkat. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mendukung suksesnya program pembangunan daerah sekaligus mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong budaya taat aturan di tengah masyarakat.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *