Talaga (KEMENAG) — Guna mengoptimalkan pemahaman konsep eksakta serta mengasah keberanian menganalisis soal di depan umum, MAN 1 Majalengka menerapkan pendekatan pembelajaran interaktif. Kegiatan pengerjaan latihan soal dan presentasi materi Reaksi Reduksi-Oksidasi (Redoks) serta Elektrokimia tersebut dilaksanakan di Ruang Kelas XII.3 MAN 1 Majalengka, Selasa (22/9/2026).
Rangkaian kegiatan pembelajaran berlangsung dalam suasana kondusif, tertib, dan penuh konsentrasi. Di bawah bimbingan dan pengawasan langsung Guru Mata Pelajaran Kimia, Ira Irawati, S.Pd., sebanyak 30 siswa-siswi Kelas XII.3 membedah prinsip dasar penyetaraan reaksi redoks dan penerapan sel elektrokimia. Secara bergantian, perwakilan siswa maju ke depan papan tulis untuk menguraikan tahapan penyelesaian soal latihan, sementara peserta didik lainnya menyimak paparan serta mencatat pembahasan secara cermat di meja masing-masing.
Penyelenggaraan metode KBM interaktif ini dirancang sebagai langkah strategis dalam memicu keterlibatan aktif siswa saat mendalami materi sains yang rumit. Melalui ruang diskusi dan pengerjaan soal di depan kelas, para peserta didik dibina agar memiliki ketelitian perhitungan, rasa percaya diri, serta kesiapan akademik yang matang dalam menghadapi berbagai uji kompetensi mendatang.
Sekretaris Kelas XII.3 MAN 1 Majalengka, Yosi Alpajri, menyampaikan bahwa metode bimbingan dan pembedahan soal di papan tulis sangat membantu pemahaman materi rekan-rekan sekelasnya.
“Pembelajaran Kimia bersama Ibu Ira Irawati berlangsung sangat interaktif dan menyenangkan. Ketika ada teman yang maju mempresentasikan penyelesaian soal redoks dan elektrokimia di papan tulis, kami jadi lebih mudah memahami alur rumusnya,” ujar Yosi.
Lebih lanjut, ia berharap agar pola pembelajaran interaktif ini terus berlanjut guna memperkuat kesiapan ujian seluruh siswa.
“Kami berharap melalui metode pembelajaran dan pembedahan soal secara langsung ini, seluruh teman-teman Kelas XII.3 bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai materi redoks dan elektrokimia serta makin siap menghadapi ujian,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, jajaran pendidik Kimia MAN 1 Majalengka akan mengagendakan sesi praktikum laboratorium sel volta dan elektrolisis guna memberikan pengalaman empiris melengkapi pemahaman teoretis peserta didik.
Melalui penerapan pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sains dan prestasi akademik peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan