Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Fahira Afifah Sukses Bawakan Naskah UUD 1945 pada Upacara Kesaktian Pancasila di MAN 1 Majalengka

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Fahira Afifah Sukses Bawakan Naskah UUD 1945 pada Upacara Kesaktian Pancasila di MAN 1 Majalengka

Talaga (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menggelar upacara bendera memperingati Hari Kesaktian Pancasila di lapangan upacara MAN 1 Majalengka, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini diikuti secara khidmat oleh seluruh siswa-siswi serta civitas akademika MAN 1 Majalengka.

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan barisan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih serta mengheningkan cipta. Suasana khidmat berlanjut saat Fahira Afifah Lihududillah membacakan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Prosesi kemudian diteruskan dengan pembacaan teks Pancasila, naskah Ikrar, serta penyampaian amanat upacara oleh Plt. Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkokoh ideologi negara, serta mengingatkan seluruh civitas akademika akan sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan Pancasila. Through momentum ini, para siswa diharapkan dapat mengambil ikhtibar dan memantapkan komitmen bela negara di lingkungan madrasah.

Anggota Humas Brapasga sekaligus petugas pembaca UUD 1945, Fahira Afifah Lihududillah, mengungkapkan pesan mendalam yang dipetik dari amanat pembina upacara. Menurutnya, kemerdekaan dan stabilitas bangsa tidak diraih dengan kemalasan.

“Penyampaian amanat tadi mengingatkan kita kembali bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan kemalasan. Usai merdeka pun, bangsa kita masih dirongrong oleh berbagai pihak yang mengganggu stabilitas politik,” ujar Fahira usai pelaksanaan upacara.

Ia menambahkan bahwa tantangan generasi muda saat ini adalah menjaga keberlanjutan perjuangan para pahlawan melalui aksi nyata.

“Ini menyadarkan kita bahwa perjuangan pahlawan dulu tidaklah mudah karena harus melawan penjajah. Namun, tugas kita sekarang jauh lebih besar, yakni bagaimana melawan hal-hal negatif dari dalam diri serta mempertahankan kemerdekaan yang telah diperjuangkan,” tegasnya.

Fahira juga berharap agar seluruh peserta didik MAN 1 Majalengka dapat meresapi makna dan filosofi utama dari Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai pemantik semangat dalam menuntut ilmu.

Melalui penyelenggaraan kegiatan peringatan hari besar nasional ini, diharapkan nilai-nilai karakter Pancasila dapat tertanam kuat pada diri peserta didik. Hal ini menjadi bagian dari komitmen MAN 1 Majalengka dalam mencetak generasi muda Islam yang berwawasan kebangsaan, berkarakter unggul, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *