Banjaran (KEMENAG) — Guna menjaga keseimbangan ekosistem serta menanamkan kepedulian lingkungan di kalangan peserta didik, ekstrakurikuler Pecinta Alam (PALAMANTA) MAN 1 Majalengka menggelar aksi penghijauan. Kegiatan penanaman bibit pohon alpukat dan nangka tersebut dipusatkan di Bumi Perkemahan Lebak Barat, Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Kamis (3/9/2026).
Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari di bawah arahan langsung Ketua Divisi Konservasi PALAMANTA, Aldop. Bersama jajaran pengurus dan anggota divisi, para siswa membawa sekop serta bibit tanaman menuju titik-titik penanaman yang telah ditentukan. Dengan cermat, para anggota bahu-membahu menggali tanah dan menanam bibit pohon alpukat serta nangka di sekitar area perkemahan. Aksi nyata ini merupakan tradisi positif berkelanjutan yang dilestarikan antarangkatan dengan pendampingan Pembina PALAMANTA, Ishar Irhandi, S.Pd.
Penyelenggaraan aksi konservasi ini dirancang untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya mitigasi bencana lingkungan dan pelestarian alam. Melalui penanaman pohon produktif, kawasan bumi perkemahan diharapkan terlindung dari erosi tanah sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi warga madrasah dan masyarakat luas.
Wali Kelas XII-3 MAN 1 Majalengka, Ira Irawati, S.Pd., memberikan apresiasi atas kepemimpinan serta inisiatif kepedulian lingkungan yang ditunjukkan oleh muridnya.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi inisiatif positif yang ditunjukkan oleh Aldop dan tim Divisi Konservasi PALAMANTA. Kepedulian terhadap lingkungan seperti ini merupakan wujud nyata dari pendidikan karakter di madrasah, dan kami berharap aksi ini dapat menginspirasi siswa-siswi lain untuk terus menjaga kelestarian alam,” ujar Ira.
Sementara itu, Ketua Divisi Konservasi PALAMANTA sekaligus KM Kelas XII-3, Aldop, menyampaikan komitmennya untuk terus melestarikan tradisi penghijauan organisasi.
“Kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai generasi muda pecinta alam untuk menjaga bumi. Kami memilih bibit alpukat dan nangka agar selain merawat struktur tanah dan memberikan keteduhan, kelak hasilnya dapat memberi manfaat langsung bagi para pengunjung bumi perkemahan,” ungkap Aldop.
Sebagai tindak lanjut, Divisi Konservasi PALAMANTA bersama pengelola Bumi Perkemahan Lebak Barat akan melakukan perawatan berkala serta pemantauan tumbuh kembang bibit pohon yang telah ditanam.
Melalui penanaman pohon alpukat dan nangka ini, diharapkan tanaman tersebut tidak hanya mampu menjaga struktur tanah dan memberikan keteduhan di kawasan perkemahan, tetapi buahnya kelak dapat bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan karakter di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan