Talaga (KEMENAG) — Guna membina potensi dakwah serta melatih kepemimpinan spiritual peserta didik di hadapan publik, MAN 1 Majalengka secara konsisten memfasilitasi kaderisasi khatib muda. Pelaksanaan ibadah salat Jumat dengan khatib dari kalangan siswa yang membawakan materi seputar pentingnya muhasabah diri tersebut dipusatkan di Masjid Nurhidayah MAN 1 Majalengka, Jumat (18/9/2026).
Rangkaian ibadah salat Jumat berlangsung dalam suasana tertib, khusyuk, dan penuh hidmat. Bertindak sebagai khatib, siswa Kelas XII-4 MAN 1 Majalengka, Cipta Dinar Nugraha, naik ke atas mimbar di hadapan seluruh jemaah laki-laki yang terdiri dari jajaran pendidik, tenaga kependidikan, serta ratusan peserta didik. Dalam mimbar khutbahnya, Cipta memaparkan urgensi muhasabah atau refleksi diri sebagai fondasi utama dalam mengevaluasi perjalanan hidup, mengakui setiap kesalahan yang pernah diperbuat, serta berkomitmen untuk senantiasa bertobat dan menata akhlak agar menjadi pribadi yang lebih berserah diri kepada Allah SWT.
Penyelenggaraan kaderisasi petugas jumat dari unsur siswa ini dirancang sebagai sarana pembentukan karakter dan keberanian mental dakwah Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Melalui praktik langsung menjadi khatib dan imam, para peserta didik dilatih untuk menguasai ilmu retorika syiar keagamaan, memperdalam pemahaman literasi fikih ibadah, serta siap terjun menjadi tokoh agama di tengah masyarakat.
Khatib Jumat sekaligus siswa Kelas XII-4 MAN 1 Majalengka, Cipta Dinar Nugraha, menjelaskan pesan inti dari khutbah refleksi diri yang disampaikannya.
“Refleksi diri atau muhasabah dalam Islam merupakan momen penting bagi kita untuk menengok kembali perjalanan hidup dan jujur mengakui setiap kesalahan yang telah dilakukan. Melalui muhasabah, kita tidak diperkenankan larut dalam penyesalan dosa masa lalu, melainkan menjadikannya pelajaran berharga untuk bertaubat dan membenahi diri,” ujar Cipta.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar amanah mimbar tersebut memberikan kemanfaatan spritual bagi seluruh jemaah.
“Kami berharap materi khutbah sederhana ini dapat mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk senantiasa bermuhasabah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT guna mengharapkan keridaan-Nya dalam setiap langkah kehidupan harian,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Pengurus DKM Masjid Nurhidayah bersama Bidang Kesiswaan MAN 1 Majalengka akan terus menjadwalkan rotasi kader khatib dan muazin muda dari perwakilan siswa kelas XII secara berkala guna mengasah potensi dakwah generasi muda madrasah.
Melalui keberlanjutan kaderisasi khatib ini, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berilmu, berani berdakwah, dan berakhlakul karimah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan keagamaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan