Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Kreativitas Tanpa Batas, Siswa Kelas XII.6 MAN 1 Majalengka Ciptakan Kerajinan Clay Unik

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Kreativitas Tanpa Batas, Siswa Kelas XII.6 MAN 1 Majalengka Ciptakan Kerajinan Clay Unik

Talaga (KEMENAG) — Siswa kelas XII.6 MAN 1 Majalengka memamerkan deretan karya seni kerajinan tangan berbahan dasar clay sebagai bagian dari tugas mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan praktik mandiri yang berlangsung di Kediaman Ridha, Desa Sangiang Lama, Kecamatan Banjaran ini menjadi wujud nyata dalam mengasah kreativitas, ketelitian, serta pemahaman siswa mengenai potensi produk kerajinan yang bernilai estetika sekaligus ekonomis.

Dalam pelaksanaan tugas kelompok tersebut, tiga siswa yakni Ridha Rayseila Khoirunnisa, Wianti Meisa, dan Ane Nurajizah mengolah bahan dasar clay di atas media landasan hingga menghasilkan beragam bentuk unik. Karya yang berhasil diciptakan antara lain relief lukisan naga bernuansa artistik buatan Ridha, miniatur rumah nanas ala Spongebob hasil kreasi Ane, serta wadah penyimpanan serbaguna berbentuk kue yang menggemaskan buatan Wianti.

Proses pembuatan kerajinan ini membutuhkan ketekunan dan ketelitian tinggi. Rangkaian kegiatan dimulai dari pembentukan tekstur awal clay, proses pengeringan, hingga tahap pewarnaan. Menggunakan kuas dan palet cat warna-warni, para siswa memberikan sentuhan akhir yang detail sehingga setiap karya memiliki karakter visual yang hidup dan menarik.

Narasumber kegiatan yang juga merupakan siswa kelas XII.6, Ridha Rayseila Khoirunnisa, menyampaikan bahwa pembelajaran praktis PKWU ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami proses produksi barang kerajinan dari hulu ke hilir.

“Melalui tugas ini, kami belajar bahwa ide kreatif sederhana dapat diolah menjadi produk fisik yang memiliki daya pikat dan nilai jual. Prosesnya memang membutuhkan kesabaran, terutama saat perincian pewarnaan, tetapi hasil akhirnya sangat memuaskan,” ujar Ridha di sela-sela kegiatan.

Pembelajaran praktis pada mata pelajaran PKWU ini tidak hanya melatih keterampilan motorik dan daya imajinasi, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mengeksplorasi minat serta bakat seni siswa. Melalui pengerjaan karya ini, para siswa diajak untuk belajar mengapresiasi detail, kerapian, dan kualitas dalam setiap produk yang diciptakan.

Sebagai langkah tindak lanjut, pengalaman praktik ini akan terus dikembangkan dalam unit kegiatan kewirausahaan siswa agar karya-karya yang dihasilkan tidak berhenti sebagai tugas sekolah semata, melainkan dapat dipasarkan pada ajang pameran sekolah maupun platform digital.

Diharapkan melalui tugas pembuatan kerajinan clay ini, para siswa semakin termotivasi untuk mengasah keterampilan seni dan menumbuhkan semangat berwirausaha sejak dini. Semoga pengalaman membuat karya kreatif ini dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk-produk unik bernilai tinggi, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta layanan edukasi di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *