Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Latih Kedisiplinan dan Kepemimpinan, Brapasga MAN 1 Majalengka Seimbangkan Materi dan PBB

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Latih Kedisiplinan dan Kepemimpinan, Brapasga MAN 1 Majalengka Seimbangkan Materi dan PBB

Talaga (KEMENAG) — Ekstrakurikuler Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) MAN 1 Majalengka, Brigade Pasukan Pengibar Bendera Garuda (Brapasga), menggelar latihan rutin yang memadukan penguatan materi teori dan praktik Peraturan Baris-Berbaris (PBB) pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama serta ruang kelas X.3 MAN 1 Majalengka ini bertujuan membentuk kedisiplinan dan karakter kepemimpinan siswa secara seimbang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Pembina Apel, Enok Ijah Siti Khodijah, S.Pd. Setelah apel pembukaan, sebanyak 33 siswa dari Brigade 19 bersama 6 pendamping senior berkumpul untuk memulai sesi pemanasan, dilanjutkan dengan lari mengelilingi lapangan sekolah sembari mengumandangkan yel-yel khas Brapasga guna memupuk semangat kebersamaan.

Usai latihan fisik di lapangan, para anggota Brigade 19 diarahkan menuju ruang kelas X.3 untuk menerima penyampaian materi keorganisasian dan kedisiplinan yang dibawakan oleh para senior Brigade 18. Pembekalan materi ini dirancang secara proporsional agar para anggota baru tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman teori yang mantap.

Perwakilan Humas Brapasga, Fahira Afifah Lihududillah, menjelaskan bahwa pendekatan latihan ini berfokus pada keseimbangan antara teori dan pengaplikasian di lapangan demi mencetak generasi penerus yang lebih berkualitas.

“Kami berfokus memberikan pendidikan yang seimbang kepada anggota muda (Ayi-Ayi) agar pemahaman materi dan praktik di lapangan tidak berat sebelah. Harapannya, Brigade 19 dapat berkembang lebih baik dan lebih solid dari brigade-brigade sebelumnya,” ujar Fahira.

Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan dengan kebiasaan khas Brapasga yaitu makan bersama dengan menu sederhana yang akrab disebut “nabotek” (nasi, abon, telur, kecap) untuk mempererat rasa kekeluargaan. Setelah menyelesaikan ibadah shalat Ashar berjamaah di masjid madrasah, seluruh rangkaian latihan ditutup secara resmi dengan tradisi tos khas Brapasga.

Melalui pembinaan yang komprehensif ini, Brapasga Brigade 19 diharapkan tidak hanya mahir dalam gerakan baris-berbaris, tetapi juga memiliki keunggulan dalam kepemimpinan, kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), serta senantiasa menanamkan jiwa nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter peserta didik yang unggul dan berakhlak mulia ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter di lingkungan Madrasah.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *