Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Latih Kejujuran Akademik, Siswa XII-3 MAN 1 Majalengka Ikuti Asesmen Kimia Tertulis

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Latih Kejujuran Akademik, Siswa XII-3 MAN 1 Majalengka Ikuti Asesmen Kimia Tertulis

Talaga (KEMENAG) — Guna mengukur pemahaman materi secara objektif serta menumbuhkan budaya belajar yang mandiri dan berintegritas, MAN 1 Majalengka menyelenggarakan evaluasi pembelajaran secara tatap muka. Kegiatan Asesmen Sumatif Mata Pelajaran Kimia pada materi Sifat Koligatif Larutan tersebut dilaksanakan di Ruang Kelas XII-3 MAN 1 Majalengka, Selasa (8/9/2026).

Rangkaian asesmen diawali dengan penataan ruang ujian yang kondusif di bawah bimbingan Guru Mata Pelajaran Kimia, Ira Irawati, S.Pd. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang berbasis Computer Based Test (CBT) maupun Google Form, evaluasi kali ini diterapkan secara tertulis menggunakan lembar soal kertas. Seluruh peserta didik diwajibkan mengumpulkan buku catatan serta tidak diperkenankan menggunakan gawai pintar maupun kalkulator, sehingga para siswa dituntut mengandalkan pemahaman konsep, ketelitian berhitung, dan kejujuran akademik secara penuh.

Penyelenggaraan asesmen tertulis ini dirancang untuk menciptakan proses evaluasi yang lebih terkontrol sekaligus meminimalisasi potensi celah kecurangan digital. Melalui metode konvensional yang teratur, guru dapat memetakan capaian kompetensi dasar siswa secara riil berdasarkan hasil belajar mandiri selama di kelas.

Guru Mata Pelajaran Kimia MAN 1 Majalengka, Ira Irawati, S.Pd., menjelaskan alasan penerapan asesmen tertulis dalam materi perhitungan kimia tersebut.

“Pelaksanaan asesmen secara tertulis ini kami pilih untuk memastikan bahwa nilai yang diperoleh siswa betul-betul murni dari pemahaman dan kemampuan berhitung mereka sendiri. Tanpa bantuan kalkulator maupun gawai, anak-anak dilatih untuk lebih percaya diri dan fokus pada proses berpikir mereka,” ujar Ira.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya pembentukan karakter kejujuran di atas sekadar raihan nilai akademis.

“Bagi kami, asesmen ini bukan hanya sarana untuk mengukur pencapaian nilai akademis, melainkan media pembentukan karakter. Nilai yang tinggi akan sangat bermakna apabila diraih melalui kejujuran, kemandirian, dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, hasil asesmen sumatif ini akan dianalisis sebagai bahan evaluasi pemetaan ketuntasan belajar serta penyiapan program pengayaan bagi peserta didik Kelas XII-3.

Melalui pelaksanaan asesmen tertulis ini, diharapkan para siswa dapat melatih kemandirian, kedisiplinan, dan kejujuran akademik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan karakter di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *