Talaga (KEMENAG) — Menjelang perhelatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains Bidang Kimia, Siti Nurhalizah, siswi kelas XI.2 MAN 1 Majalengka, menunjukkan komitmen dan semangat belajar yang tinggi dengan memanfaatkan waktu istirahat sekolah untuk mengikuti bimbingan intensif bersama guru pembimbing di area meja biru depan Laboratorium Komputer, Selasa (1/9/2026).
Ketika sebagian besar peserta didik memanfaatkan jeda pembelajaran untuk melepaskan penat, Siti justru memilih mengasah diri dan memperdalam materi sains. Di bawah arahan Imam Ramdani, M.Pd., guru mata pelajaran Kimia sekaligus pembimbing OMI MAN 1 Majalengka, bimbingan ini dilaksanakan secara rutin guna memantapkan kesiapan mental maupun akademik peserta.
Dalam suasana bimbingan yang penuh konsentrasi, Siti tampak tekun membuka catatan, menyelesaikan modul latihan, dan aktif berdiskusi. Proses pendampingan ini difokuskan pada penguatan pemahaman konsep-konsep dasar kimia, penguasaan materi Higher Order Thinking Skills (HOTS), analisis penalaran ilmiah, serta pembekalan strategi dan ketelitian dalam merampungkan soal-soal berstandar olimpiade. Materi diberikan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan dan daya tangkap siswa selama proses latihan.
“Dalam persiapan olimpiade, yang paling penting adalah konsistensi. Tidak harus selalu dengan waktu yang panjang. Waktu yang singkat pun akan menjadi sangat berarti jika dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh,” ujar Imam Ramdani.
Menurut Imam, proses menuju kompetisi bukan hanya berorientasi pada pencapaian gelar juara semata, melainkan juga sarana pembentukan karakter peserta didik agar memiliki ketekunan, kedisiplinan, rasa ingin tahu yang tinggi, keberanian menghadapi tantangan, serta kecakapan dalam memecahkan masalah.
Sementara itu, Siti Nurhalizah mengaku menikmati setiap proses latihan yang dijalaninya. Kesulitan dalam memecahkan soal-soal tingkat tinggi justru dijadikannya sebagai sarana untuk mengevaluasi dan memperdalam pemahaman materi. Bagi Siti, mengoptimalkan waktu di sela-sela istirahat merupakan bagian dari perjuangan bertahap menuju target yang lebih besar di ajang OMI Sains.
Melalui pendampingan yang konsisten ini, MAN 1 Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi dan melebarkan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi terbaik mereka. Langkah ini menjadi bukti bahwa prestasi besar selalu lahir dari kedisiplinan dan pilihan untuk terus belajar.
Dengan bimbingan yang terstruktur, diharapkan Siti Nurhalizah dapat semakin menguasai konsep-konsep Kimia, memiliki daya pikir kritis dan analitis, serta percaya diri saat menghadapi kompetisi. Semoga kerja keras ini membuahkan hasil terbaik pada OMI Sains Bidang Kimia, membawa harum nama MAN 1 Majalengka, serta memberikan inspirasi positif dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan