Talaga (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka resmi mentransformasi operasional dan administrasi fasilitas laboratorium IPA menuju sistem digital pada Senin (7/9/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk menghadirkan pelayanan laboratorium yang lebih modern, efisien, dan teratur dalam mendukung kegiatan pembelajaran sains.
Kegiatan yang berlangsung di Lab IPA MAN 1 Majalengka ini diikuti oleh para guru dan siswa pengguna laboratorium. Transformasi ini secara menyeluruh menggantikan metode konvensional berbasis kertas, baik untuk pencatatan presensi maupun inventarisasi alat dan bahan praktikum.
Melalui sistem baru ini, proses presensi kehadiran siswa dan guru kini dilakukan secara cepat dan akurat melalui pemindaian kode QR serta formulir daring terpusat. Sistem terintegrasi tersebut langsung mendata riwayat kunjungan secara real-time, meminimalkan antrean di pintu masuk, serta mengeliminasi risiko kerusakan atau kehilangan berkas fisik.
Selain presensi, tata kelola inventarisasi alat laboratorium dan bahan kimia kini terdata lengkap dalam basis data digital. Informasi mengenai status kondisi, jumlah ketersediaan, hingga lokasi penyimpanan dapat dipantau secara akurat untuk mencegah kekurangan bahan praktikum serta mempercepat proses pemeriksaan berkala (stock opname).
Kepala Lab IPA MAN 1 Majalengka, Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., menyampaikan bahwa digitalisasi ini merupakan upaya nyata meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi di lingkungan madrasah.
“Peralihan ke teknologi digital ini bukan sekadar modernisasi administrasi, melainkan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan laboratorium IPA yang lebih responsif, tertata, dan siap mendukung kegiatan pembelajaran serta penelitian berbasis sains secara optimal,” ujar Hj. Ade Nurpiana.
Peminjaman alat untuk praktikum maupun penelitian kini menjadi jauh lebih praktis karena ketersediaan barang dapat dicek langsung melalui sistem. Di samping itu, laporan rekapitulasi penggunaan dan inventaris dapat diakses serta dianalisis secara transparan oleh pihak madrasah kapan saja.
Melalui penerapan Lab IPA Digital ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap peningkatan mutu pembelajaran berbasis sains di madrasah, sekaligus memperkuat komitmen MAN 1 Majalengka dalam menghadirkan layanan pendidikan agama dan keagamaan yang inovatif, transparan, dan berorientasi pada kemajuan teknologi.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan