Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Momentum Rabiul Awal, Khotib Masjid MAN 1 Majalengka Ajak Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Momentum Rabiul Awal, Khotib Masjid MAN 1 Majalengka Ajak Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah

Talaga (KEMENAG) — Guna memperkuat pembentukan karakter spritual serta menanamkan nilai-nilai keagamaan, pelaksanaan Shalat Jumat di lingkungan madrasah diisi dengan pesan peneladanan sifat Rasulullah SAW. Ibadah shalat beregu tersebut berlangsung khidmat di Masjid Nurul Hidayah MAN 1 Majalengka, Jumat (21/8/2026).

Rangkaian ibadah Shalat Jumat yang diikuti oleh seluruh siswa laki-laki, para guru, staf kependidikan, serta warga masyarakat sekitar madrasah diawali dengan penyampaian khutbah berkesinambungan. Bertindak sebagai khotib, Pembina Ekstrakurikuler Keagamaan MAN 1 Majalengka, H. Aceng, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan materi khutbah tematis dalam rangka menyambut momentum bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Rabiul Awal).

Penyampaian risalah keagamaan ini dirancang untuk mengingatkan jamaah akan hakekat pengutusan Rasulullah SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam. Melalui mimbar Jumat, jamaah diajak untuk menjadikan figur Nabi Muhammad SAW sebagai cermin utama dalam membangun kebiasaan hidup yang berakhlakul karimah serta memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Khotib Shalat Jumat, H. Aceng, S.Ag., M.Pd.I., menekankan pentingnya menghadirkan teladan akhlak Nabi di tengah tantangan zaman.

“Dalam momentum bulan Rabiul Awal ini, kita diingatkan kembali atas nikmat terbesar Allah SWT. Ada dua teladan utama yang harus kita hadirkan kembali, yaitu meneladani akhlakul karimah di tengah krisis moral dengan menjaga lisan, jujur, dan bersilaturahmi, serta memperbanyak shalawat dan menghidupkan sunnah-sunnah beliau secara nyata,” ujar Aceng dalam petikan khutbahnya.

Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan melalui amalan konkret yang memberi manfaat bagi sesama.

“Cinta kepada Nabi bukan sekadar lisan, melainkan dibuktikan dengan membiasakan sunnah-sunnahnya, seperti menjaga shalat berjamaah, gemar bersedekah, dan berbuat baik kepada sesama. Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum perbaikan diri secara menyeluruh,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, takmir Masjid Nurul Hidayah bersama pembina keagamaan MAN 1 Majalengka akan terus mengagendakan kajian-kajian keislaman tematis guna menyemarakkan bulan Rabiul Awal dan menguatkan syiar Islam di lingkungan madrasah.

Semoga melalui pesan khutbah Jumat ini, jamaah dapat semakin meneladani akhlakul karimah serta konsisten memperbanyak shalawat dan mengamalkan sunnah Rasulullah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu serta ketakwaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *