Talaga (KEMENAG) — Ekstrakurikuler Pencak Silat MAN 1 Majalengka terus berkomitmen membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia melalui pembinaan rutin seni bela diri tradisional. Kegiatan pembinaan yang diikuti oleh 15 peserta didik ini berlangsung di lingkungan MAN 1 Majalengka, Jumat (2/10/2026).
Rangkaian latihan rutin ini dirancang sebagai bagian dari program pengembangan diri siswa di madrasah. Selain mengasah ketangkasan fisik dan teknik dasar bela diri, program ini secara konsisten menanamkan nilai-nilai luhur seperti integritas, sportivitas, dan rasa saling menghormati.
Narasumber sekaligus pelatih pembina, Faisal Rahman, S.Pd., menyampaikan bahwa pembinaan pencak silat di madrasah tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik semata, melainkan juga pengembangan mental dan pembentukan etika siswa.
“Melalui latihan terarah ini, para siswa tidak sekadar dilatih fisik dan teknik bertanding, tetapi diajarkan nilai-nilai etika, kedisiplinan, serta rasa percaya diri. Kami ingin anggota Pencak Silat MAN 1 Majalengka mampu menggunakan kemampuannya secara bijaksana dan bertanggung jawab,” ujar Faisal Rahman.
Suasana latihan yang terstruktur dan positif ini turut membangun semangat kebersamaan serta kekompakan antarpeserta. Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak madrasah akan terus memfasilitasi peningkatan kualitas latihan dan persiapan intensif guna mengantarkan para atlet muda mengikuti berbagai ajang kompetisi.
Melalui pembinaan ekstrakurikuler yang konsisten dan berkelanjutan ini, diharapkan dapat melahirkan siswa-siswa berprestasi yang tidak hanya unggul di bidang olahraga bela diri, tetapi juga berakhlaqul karimah. Keberadaan program ini diharapkan turut memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pembinaan generasi muda di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan