Talaga (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menggelar kegiatan penguatan budaya merawat sarana dan prasarana (sarpras) serta sosialisasi pemanfaatan Gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan MAN 1 Majalengka ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi dengan penuh antusias.
Rangkaian acara diawali dengan program rutin Kultum Jumat Pagi yang berlangsung pada pukul 06.45 hingga 07.15 WIB. Kegiatan yang dikelola oleh Ikatan Remaja Masjid (IRMA) secara bergiliran antarkelas ini bertujuan untuk melatih keberanian serta keterampilan public speaking para siswa, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian materi dakwah, hingga memimpin doa di hadapan publik.
Usai agenda keagamaan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan arahan khusus dari Wakil Kepala Bidang Sarana MAN 1 Majalengka, Endi Suhendi, M.Pd. Dalam pemaparannya, Endi menekankan empat poin utama yang menjadi perhatian penting bagi seluruh warga madrasah, yakni penguatan budaya merawat sarpras, sosialisasi keberadaan Gedung SBSN, tata kelola penanganan sampah, serta penanaman budaya tertib di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Endi Suhendi menyampaikan bahwa ketersediaan fasilitas penunjang pembelajaran yang memadai, termasuk Gedung SBSN, harus diimbangi dengan rasa memiliki dari seluruh peserta didik.

“Fasilitas gedung dan sarana-prasarana yang megah ini merupakan amanah yang dialokasikan pemerintah untuk menunjang mutu pendidikan kita. Oleh karena itu, merawat dan memeliharanya adalah tanggung jawab bersama. Saya berharap seluruh siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga fasilitas ini, tetapi juga mampu merealisasikannya dalam perilaku sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan hingga membiasakan hidup tertib,” ujar Endi.
Melalui pembiasaan disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah ini, pihak madrasah berencana untuk terus mengawal dan mengevaluasi penerapan budaya tertib serta pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Harapannya, pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab di tingkat madrasah ini dapat memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola sarana di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan