Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Wakamad Humas MAN 1 Majalengka Supervisi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Wakamad Humas MAN 1 Majalengka Supervisi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X

Talaga (KEMENAG) — Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, S.Pd.I., M.Ag., melaksanakan supervisi pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas X.11 pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk memastikan efektivitas serta kualitas proses pembelajaran, sekaligus mengawal langsung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Supervisi yang diikuti oleh siswa-siswi kelas X.11 tersebut berfokus pada topik “Menentukan Ide dan Makna dalam Teks Hikayat” yang diampu oleh guru Bahasa Indonesia, Titin Watoniah, S.Pd. Agenda ini merupakan bagian dari kegiatan rutin semesteran yang dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala MAN 1 Majalengka Nomor 049 Tahun 2026 tentang Pembentukan Tim Supervisi Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Majalengka Tahun Pelajaran 2026/2027.

Rangkaian supervisi madrasah ini terbagi ke dalam dua tahapan utama, yakni supervisi administrasi yang telah berlangsung pada 12–16 Oktober 2026, serta supervisi pembelajaran di kelas yang dijadwalkan pada 19–23 Oktober 2026. Seluruh tahapan tersebut dirancang untuk memperkuat profesionalisme guru dan mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan.

Dalam alur pembelajaran di kelas X.11, peserta didik diajak memahami materi teks hikayat melalui sajian presentasi proyektor. Para siswa kemudian menganalisis isi cerita menggunakan pengatur grafis ADIKSIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana) serta menyusun ringkasan cerita satu paragraf menggunakan bahasa sendiri. Metode ini tidak hanya mengasah daya kritis dan literasi siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter positif yang selaras dengan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta.

Guru Bahasa Indonesia pengampu kelas, Titin Watoniah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif para siswa selama proses pengajaran berlangsung.

“Proses pembelajaran berjalan sangat kondusif. Peserta didik tetap menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi dalam menganalisis teks hikayat serta menyusun ringkasan cerita, meskipun supervisi dilaksanakan pada tiga jam pelajaran terakhir. Suasana ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermakna, menyenangkan, serta berorientasi pada pengembangan kompetensi dan karakter siswa sesuai nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta,” ujar Titin.

Melalui pelaksanaan supervisi berkala ini, kualitas pembelajaran di MAN 1 Majalengka diharapkan semakin meningkat, baik pada ranah perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Selain menjadi ruang refleksi dan pengembangan profesionalisme pendidik, kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta guna mewujudkan proses pendidikan yang humanis, menyenangkan, dan berakhlak mulia demi meningkatkan mutu pelayanan pendidikan Kementerian Agama bagi masyarakat.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *