Talaga (KEMENAG) — Mempersiapkan diri dalam ajang bergengsi Olimpiade Matematika Indonesia (OMI), tiga siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka mengikuti bimbingan intensif mata pelajaran Matematika di Ruang Terbuka Meja Abu MAN 1 Majalengka, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan pendampingan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini dibimbing langsung oleh guru mata pelajaran Matematika, Nita Janiawati, S.Pd. Tiga siswa peserta bimbingan tersebut adalah Galang Hilmi Huga (Kelas XII.1), Azam Mustafani (Kelas XI.3), dan Nafisa Nailal Husna (Kelas X.1).
Rangkaian kegiatan diawali dengan bedah dan latihan penyelesaian soal-soal OMI Matematika dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam sesi tersebut, pembimbing mengarahkan para siswa untuk memperkuat pemahaman konsep mendasar, mengasah analisis permasalahan, hingga menemukan strategi serta trik penyelesaian soal secara cepat dan akurat. Pembimbingan difokuskan untuk melatih daya penalaran serta ketelitian siswa dalam menghadapi tipikal soal olimpiade yang relatif kompleks.
Nita Janiawati, S.Pd. menyampaikan bahwa bimbingan ini dirancang tidak hanya untuk melatih logika penyelesaian soal, tetapi juga untuk membangun kesiapan mental dan rasa percaya diri siswa saat berlaga kelak.
“Melalui pendampingan ini, kami ingin para siswa terbiasa dengan pola, logika, dan karakteristik soal-soal OMI. Dengan pemahaman strategi yang tepat, mereka diharapkan mampu menganalisis soal-soal penalaran tinggi (High Order Thinking Skills) secara lebih terstruktur dan percaya diri,” ujar Nita di sela-sela kegiatan.
Semangat dan antusiasme juga dirasakan oleh para peserta bimbingan. Nafisa Nailal Husna, siswa kelas X.1 yang turut serta dalam bimbingan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti sesi pelatihan intensif ini.
“Bimbingan ini sangat membantu kami, terutama dalam memahami tipe soal-soal olimpiade yang membutuhkan penalaran mendalam. Kami tidak hanya diajarkan rumus, tetapi juga diajak mencari logika dan strategi tercepat untuk memecahkan soal. Ini membuat kami makin optimistis dan siap menghadapi OMI nanti,” ungkap Nafisa.
Suasana bimbingan berlangsung aktif dan penuh semangat. Para siswa tidak sekadar mengerjakan latihan soal secara mandiri, tetapi juga berdiskusi interaktif mengenai pendekatan pemecahan masalah yang paling efisien.
Melalui kegiatan pembinaan yang terarah dan berkesinambungan ini, diharapkan para siswa dapat memiliki bekal analisis yang matang serta kesiapan mental untuk meraih prestasi terbaik di tingkat nasional. Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen MAN 1 Majalengka dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah serta menghadirkan layanan pendidikan yang unggul dan berdaya saing tinggi bagi masyarakat.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan