Talaga (KEMENAG) — Dalam upaya menciptakan suasana belajar yang sehat dan nyaman, para siswa kelas X.9 MAN 1 Majalengka menggiatkan kegiatan piket kebersihan kelas usai menyelesaikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada Kamis (8/10/2026). Inisiatif rutin ini dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa kepedulian lingkungan sekaligus membangun karakter disiplin di kalangan para pelajar.
Pelaksanaan piket pada hari tersebut dijalankan oleh petugas piket harian yang terdiri dari Santi, Perli, Meidina, dan Nazwa. Pembagian tugas dilakukan secara terstruktur sesaat setelah jam pelajaran usai. Santi dan Perli mengambil peran menyapu seluruh area lantai kelas, yang kemudian dilanjutkan oleh Meidina dan Nazwa yang mengepel lantai hingga bersih dan rapi.
Koordinator piket kelas X.9, Sinta Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab kolektif. Menurutnya, kerja sama yang baik antaranggota piket menjadi kunci terciptanya ruang belajar yang kondusif.
“Kebersihan ruang kelas adalah tanggung jawab bersama. Dengan membagi tugas seperti menyapu dan mengepel secara gotong royong, kelas menjadi lebih bersih dan proses pembelajaran di hari berikutnya terasa jauh lebih nyaman,” ujar Sinta usai mendampingi kegiatan piket.

Sinta menambahkan bahwa pengurus kelas X.9 berkomitmen untuk menjaga konsistensi pelaksanaan jadwal piket harian agar sanitasi ruang kelas senantiasa terjaga demi kenyamanan siswa maupun guru.
Langkah konsisten yang dilakukan para siswa ini tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik ruang kelas, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk sikap mandiri dan bertanggung jawab. Pembiasaan budaya bersih dan semangat gotong royong sejak dini ini diharapkan dapat terus berlanjut serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh di MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan