Talaga (KEMENAG) — Guna mengoptimalkan kesiapsiagaan penanganan medis darurat serta jaminan keselamatan bagi seluruh warga madrasah, MAN 1 Majalengka menunjukkan respons cepat dalam pelayanan kesehatan. Penanganan pertolongan pertama terhadap siswa korban kecelakaan lalu lintas ringan tersebut dipusatkan di Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 1 Majalengka, Rabu (23/9/2026).
Rangkaian kejadian bermula saat salah seorang siswa mengalami insiden kecelakaan sepeda motor ketika dalam perjalanan menuju madrasah, yang mengakibatkan luka lecet serta memar di area tangan, siku, dan wajah. Menerima laporan tersebut, Pembina Palang Merah Remaja (PMR) sekaligus guru pendamping, Amelia Siti Marwah, S.Pd., langsung mengevakuasi korban ke Ruang UKS. Pembina secara sigap melakukan prosedur pembersihan luka, pemberian cairan antiseptik, serta pembalutan steril guna mencegah terjadinya infeksi. Selain tindakan medis dasar, pendampingan psikologis turut diberikan agar kondisi mental siswa tetap tenang dan terhindar dari trauma.
Penyelenggaraan pelayanan medis darurat di lingkungan madrasah ini dirancang sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelindungan serta rasa aman bagi peserta didik. Melalui ketersediaan sarana UKS yang memadai dan ketangkasan petugas pembina, tindakan medis awal dapat diberikan secara tepat sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila diperlukan.
Pembina Ekstrakurikuler PMR MAN 1 Majalengka, Amelia Siti Marwah, S.Pd., menegaskan pentingnya kesiapan fasilitas dan personel dalam merespons kondisi darurat kesehatan di sekolah.
“Kesiapsiagaan penanganan pertolongan pertama di lingkungan sekolah sangat krusial. Kami memastikan setiap fasilitas di UKS siap digunakan dan petugas Pembina maupun anggota PMR selalu sigap menangani kondisi darurat seperti ini agar siswa mendapatkan perawatan yang tepat,” ujar Amelia.
Lebih lanjut, beliau juga mengimbau seluruh peserta didik untuk senantiasa mengutamakan keselamatan selama berkendara menuju madrasah.
“Selain memastikan kesiapsiagaan tim UKS, kami mengimbau seluruh siswa untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah melalui Tim Pembina PMR dan UKS akan terus melakukan pemeriksaan kelengkapan obat-obatan P3K serta mengedukasi siswa mengenai tertib berlalu lintas.
Melalui kesiapsiagaan pelayanan kesehatan ini, diharapkan kualitas fasilitas dan respons darurat UKS MAN 1 Majalengka dapat terus meningkat, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan