Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Siswa MAN 1 Majalengka Antusias Ikuti Pre-Test Daulah Mughal Lewat Game Blooket

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Siswa MAN 1 Majalengka Antusias Ikuti Pre-Test Daulah Mughal Lewat Game Blooket

Talaga (KEMENAG) — Ruang kelas XI.3 MAN 1 Majalengka tampak riuh dan penuh antusiasme pada Rabu (23/9/2026). Para siswa mengikuti pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) melalui inovasi pre-test berbasis game interaktif Blooket pada materi “Lahirnya Daulah Mughal”. Langkah kreatif ini diterapkan untuk menghadirkan suasana belajar yang segar sekaligus mengubah persepsi bahwa pelajaran sejarah identik dengan hafalan yang menjenuhkan.

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari guru pengampu mata pelajaran SKI, Lapid, S.Pd.I. Melalui platform Blooket, para siswa diajak menjawab deretan pertanyaan seputar latar belakang berdirinya Daulah Mughal di India, tokoh pendiri seperti Zahiruddin Muhammad Babur, hingga dinamika politik awal pembentukan dinasti tersebut dalam balutan kompetisi gamifikasi yang interaktif.

Sejak sesi permainan dimulai, siswa fokus menatap layar gawai masing-masing. Fitur permainan Blooket tidak hanya menguji pemahaman awal, tetapi juga menuntut siswa berstrategi untuk merebut poin tertinggi dalam batas waktu yang ditentukan. Mekanisme ini terbukti ampuh memantik fokus dan rasa ingin tahu peserta didik sebelum melangkah ke pembahasan materi yang lebih mendalam.

Penggunaan media pembelajaran berbasis digital ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan dan pengetahuan awal (prior knowledge) siswa sebelum materi Daulah Mughal dipelajari secara komprehensif. Selain itu, integrasi teknologi dalam ruang kelas merupakan bentuk adaptasi madrasah terhadap karakter generasi z yang akrab dengan dunia digital.

Dalam kesempatan tersebut, Lapid, S.Pd.I. menyampaikan pentingnya fleksibilitas pendekatan mengajar di era modern.

“Melalui gamifikasi Blooket, kita ingin memicu rasa penasaran siswa terlebih dahulu. Ketika mereka sudah merasa senang dan terlibat aktif sejak awal, penyampaian substansi sejarah peradaban Islam selanjutnya akan jauh lebih mudah diterima dan dipahami,” ujarnya.

Ke depan, penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis digital ini akan terus dikembangkan dan diterapkan pada topik-topik pembelajaran lainnya di MAN 1 Majalengka.

Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan inovatif ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang dinamis, tetapi juga terdorong untuk terus meningkatkan literasi serta semangat mendalami sejarah peradaban Islam. Inovasi semacam ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas layanan pembelajaran di lingkungan Kementerian Agama.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *