Talaga (KEMENAG) — Pengelola Boarding School Tahfidz Al-Badar MAN 1 Majalengka menghadirkan sarana tempat wudhu alternatif di area belakang asrama siswa sebagai langkah responsif dalam mengatasi keterbatasan air akibat musim kemarau, Jumat (25/9/2026). Fasilitas ini menjadi solusi efektif untuk mengurai antrean siswa jelang pelaksanaan Sholat Jumat maupun sholat fardhu berjamaah.
Memasuki puncak musim kemarau, ketersediaan air untuk kebutuhan bersuci para siswa sempat mengalami penurunan volume, khususnya pada jam-jam krusial sebelum ibadah. Menanggapi kondisi tersebut, pengelola langkah cepat dengan membangun fasilitas wudhu baru yang terhubung langsung dengan jaringan air PAM terpisah. Jaringan ini dirancang khusus untuk menyuplai kebutuhan santri asrama serta seluruh siswa MAN 1 Majalengka yang memerlukan.
Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menyampaikan bahwa keberadaan tempat wudhu alternatif ini memberikan dampak langsung terhadap kelancaran ibadah seluruh warga madrasah.
“Dengan dibuatkannya tempat wudhu alternatif dari pengelola Boarding School Tahfidz Al-Badar, hal ini sangat membantu warga madrasah, terutama saat menjelang Sholat Dzuhur, Sholat Ashar, dan khususnya Sholat Jumat,” ujar Wawan.
Pembangunan sarana pendukung ini bertujuan untuk menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu para siswa dalam menjalankan ibadah berjamaah tanpa terganggu kendala teknis krisis air. Ke depan, pihak madrasah berencana untuk terus memelihara dan mengoptimalkan fungsi instalasi air tersebut agar dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan sepanjang musim kemarau.
Kehadiran inovasi dan kepedulian dari pengelola madrasah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sarana keagamaan, serta mendukung kenyamanan pelayanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan