Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Tingkatkan Kedisiplinan dan Kejujuran, Siswa MAN 1 Majalengka Kumpulkan HP Saat Asesmen Geografi

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Tingkatkan Kedisiplinan dan Kejujuran, Siswa MAN 1 Majalengka Kumpulkan HP Saat Asesmen Geografi

Talaga (KEMENAG) — Guna mengukur ketercapaian pembelajaran sekaligus menanamkan karakter jujur dan mandiri, siswa kelas XI-7 MAN 1 Majalengka melaksanakan asesmen formatif mata pelajaran Geografi dengan kebijakan pengumpulan telepon seluler (HP) sebelum tes dimulai, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan pembelajaran yang diikuti oleh 27 siswa di ruang kelas XI-7 ini mengusung materi sebaran flora dan fauna di Indonesia. Pembelajaran diawali dengan penyampaian materi dan penguatan konsep oleh guru pendamping mengenai pola persebaran keanekaragaman hayati wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan timur, serta faktor-faktor geografis yang memengaruhinya.

Memasuki tahap asesmen formatif berupa latihan soal pilihan ganda, seluruh peserta didik diminta mengumpulkan HP masing-masing di depan kelas. Langkah ini diterapkan untuk memastikan bahwa evaluasi berjalan secara murni dan objektif tanpa bantuan perangkat digital.

Guru Geografi MAN 1 Majalengka, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd. Gr., menjelaskan bahwa asesmen ini dirancang untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran serta memetakan penguasaan materi siswa secara tepat.

“Melalui latihan soal ini, saya ingin mengetahui sejauh mana siswa memahami materi sebaran flora dan fauna di Indonesia setelah mendapatkan penjelasan dan penguatan konsep. Pengumpulan HP selama asesmen bertujuan untuk membiasakan siswa mengerjakan soal secara mandiri dan jujur, sehingga hasil yang diperoleh dapat menjadi gambaran kemampuan mereka yang sesungguhnya,” ujar Rivki.

Pembiasaan ini menyegarkan pengalaman belajar peserta didik. Adinda Ramadani, salah satu siswa kelas XI-7, menyambut positif skema evaluasi tersebut.

“Menurut saya, latihan soal ini membantu kami mengetahui sejauh mana pemahaman terhadap materi yang sudah dijelaskan oleh guru. Dengan mengerjakan soal tanpa menggunakan HP, kami juga dapat belajar lebih mandiri dan mengetahui materi yang masih perlu dipelajari kembali,” tutur Adinda.

Tindak lanjut dari asesmen formatif ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran lanjutan yang sesuai dengan tingkat kebutuhan dan pemahaman siswa.

Melalui kegiatan pembelajaran dan asesmen ini, diharapkan siswa MAN 1 Majalengka tidak hanya mendalami materi keanekaragaman hayati nasional, tetapi juga semakin terbiasa menerapkan nilai integritas, tanggung jawab, dan kemandirian. Harapan besar, inovasi pembelajaran di lingkungan madrasah ini terus mendukung peningkatan mutu dan kualitas layanan pendidikan di MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *