Talaga (KEMENAG) — Guna menanamkan karakter religius, ketenangan jiwa, serta meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap kitab suci, MAN 1 Majalengka secara konsisten menggalakkan program pembiasaan keagamaan harian. Kegiatan membaca Al-Qur’an bersama sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tersebut dilaksanakan di Ruang Kelas XII-2 MAN 1 Majalengka, Selasa (15/9/2026).
Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Sebanyak 32 siswa-siswi Kelas XII-2 duduk rapi dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama dalam suasana khusyuk dan tertib di bawah bimbingan guru pendamping. Melalui keteladanan dan pengawasan langsung di ruang kelas, para siswa dibimbing untuk meluangkan waktu berinteraksi dengan Al-Qur’an di tengah padatnya rutinitas persaingan akademik tingkat akhir.

Penyelenggaraan tadarus harian ini dirancang sebagai sarana penguatan fondasi spiritual dan pembentukan disiplin diri siswa. Selain bertujuan menghadirkan suasana kelas yang tenang dan kondusif sebelum menerima materi pelajaran, program ini ditujukan agar para pelajar memiliki kepribadian seimbang antara pencapaian akademis dan keagungan akhlak berbasis nilai keislaman.
Guru Mata Pelajaran Fikih MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menyampaikan pentingnya menjadikan pembacaan Al-Qur’an sebagai kebutuhan harian peserta didik.
“Pembiasaan membaca Al-Qur’an di awal pembelajaran ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk membentengi moral dan menenangkan hati siswa sebelum menerima ilmu. Kami ingin para siswa membiasakan diri meluangkan waktu untuk Al-Qur’an di tengah padatnya aktivitas belajar,” ujar Wawan.
Lebih lanjut, beliau berharap agar amalan kebaikan ini berlanjut menjadi habituasi positif yang mengalirkan keberkahan dalam kehidupan siswa.
“Semoga pembiasaan tadarus ini tidak berhenti saat jam kelas saja, melainkan melekat menjadi kebiasaan sehari-hari para siswa di rumah maupun di masyarakat. Insyaallah, setiap ayat yang dibaca akan mendatangkan pahala, ketenangan, serta keberkahan bagi proses belajar mereka,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, jajaran pendidik dan tim pembina keagamaan MAN 1 Majalengka akan terus mengawal dan merawat keterlaksanaan program pembiasaan tadarus Al-Qur’an pagi di seluruh tingkat kelas secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan pembiasaan membaca Al-Qur’an ini, diharapkan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi peserta didik serta mendatangkan pahala dan keberkahan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan karakter di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan