Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Tingkatkan Ketelitian Sains Siswa, MAN 1 Majalengka Gelar Praktik Alat Ukur Presisi

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Tingkatkan Ketelitian Sains Siswa, MAN 1 Majalengka Gelar Praktik Alat Ukur Presisi

Talaga (KEMENAG) — Puluhan siswa kelas X-1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka nampak antusias mengikuti pembelajaran IPA Fisika materi Pengukuran dan Alat Ukur pada Rabu (30/9/2026). Pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas X-1 tersebut difokuskan untuk melatih keterampilan teknis sebanyak 36 siswa-siswi dalam membaca instrumen pengukuran panjang presisi, seperti jangka sorong dan mikrometer sekrup.

Proses pembelajaran dirancang secara aktif dan kolaboratif menggunakan model pembelajaran kelompok. Dalam penerapannya, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk berdiskusi, mengeksplorasi, serta berlatih secara langsung dalam mengoperasikan alat ukur panjang, massa, dan waktu. Untuk memperkuat pemahaman, setiap kelompok dibekali Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang memuat berbagai studi kasus hasil pengukuran untuk dipecahkan secara bersama-sama.

Guru Fisika MAN 1 Majalengka, Ida Nurhidayah, S.Pd., menjelaskan bahwa latihan praktik secara langsung memiliki peranan yang sangat krusial untuk membangun pemahaman matematis sekaligus teknis para peserta didik.

“Melalui model pembelajaran berbasis kelompok dan studi kasus pada LKPD, kami ingin membiasakan siswa tidak hanya menghitung, tetapi juga memahami tingkat ketelitian setiap alat ukur serta menentukan nilai ketidakpastiannya secara akurat,” ujar Ida.

Ida menerangkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan agar siswa mampu menentukan tingkat ketelitian alat ukur, membaca skala utama dan skala nonius dengan benar, serta menganalisis nilai ketidakpastian pengukuran. Ia juga menambahkan bahwa metode ini ditujukan untuk menumbuhkan karakter teliti, jujur, dan bergotong royong sebagai bentuk implementasi Profil Pelajar Pancasila yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta.

Sebagai bentuk evaluasi tindak lanjut, seluruh hasil pengamatan dan analisis yang tertuang pada LKPD ditelaah bersama guna memastikan setiap siswa menguasai teknik pengukuran dasar sebelum melangkah ke materi eksperimen laboratorium berikutnya. Langkah inovatif yang berorientasi pada praktik ini diharapkan dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka serta mencetak generasi peserta didik yang kompeten, berkarakter, dan unggul dalam bidang sains. Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *