Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru MAN 1 Majalengka Manfaatkan Canvas Gemini AI

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru MAN 1 Majalengka Manfaatkan Canvas Gemini AI

Talaga (KEMENAG) — Guna menciptakan proses belajar mengajar yang interaktif, terstruktur, dan modern, MAN 1 Majalengka terus mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Canvas Gemini AI tersebut dilaksanakan di Ruang Kelas X-5 MAN 1 Majalengka, Senin (7/9/2026).

Rangkaian kegiatan diawali saat Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Heni Fauziah Hidayat, S.Pd., membagikan tautan modul digital yang disusun menggunakan bantuan Gemini AI. Melalui modul Canvas digital tersebut, para siswa kelas X-5 secara mandiri menyusuri setiap tahapan belajar—mulai dari memahami teori, mengamati contoh naskah, melangsungkan aktivitas diskusi, hingga mengerjakan evaluasi interaktif. Penggunaan platform digital ini memudahkan siswa mengakses kembali bagian materi yang belum dikuasai secara berulang dan mandiri.

Penyelenggaraan inovasi pembelajaran ini dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi penyiapan bahan ajar ASN pendidik serta mengasah literasi digital peserta didik. Melalui pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai sarana penunjang, guru dapat mengeksplorasi variasi metode mengajar yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebutuhan generasi digital.

Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia MAN 1 Majalengka, Heni Fauziah Hidayat, S.Pd., menjelaskan kemudahan penyusunan modul digital melalui bantuan AI.

“Penggunaan Canvas sangat membantu karena materi dan langkah-langkah pembelajaran dapat disusun dalam satu modul yang lebih terarah. Peserta didik pun memiliki panduan yang jelas selama mengikuti pembelajaran. Gemini AI juga membantu guru dalam mengembangkan ide dan bahan pembelajaran sehingga persiapan menjadi lebih mudah dan efisien,” ujar Heni.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa esensi integrasi teknologi di kelas tetap membutuhkan pengawalan aktif dari seorang pendidik.

“Pemanfaatan teknologi tetap harus diimbangi dengan pendampingan guru. Teknologi bukan untuk menggantikan peran pendidik, melainkan menjadi sarana bantu untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, jajaran pendidik Bahasa Indonesia MAN 1 Majalengka akan mengembangkan bank modul digital berbasis AI untuk jenjang kelas lainnya serta membagikan praktik baik ini dalam forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Melalui inovasi ini, diharapkan pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih menyenangkan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *