Talaga (KEMENAG) — Petugas Petugas Operator Layanan Operasional MAN 1 Majalengka secara sigap menyiapkan dan melakukan pemeriksaan perangkat sound system di lapangan madrasah sebelum pelaksanaan kegiatan Kultum Jumat Pagi, Jumat (2/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara keagamaan siswa berjalan tertib, lancar, dan kondusif.
Kegiatan rutin Kultum jumat pagi tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi, jajaran guru, serta staf Tata Usaha (TU) MAN 1 Majalengka. Penggunaan pengeras suara yang optimal menjadi kunci utama agar materi syiar dan pembinaan karakter yang disampaikan dapat terdengar dengan jelas oleh ratusan peserta di lapangan.
Operator Layanan Operasional MAN 1 Majalengka, Puad Bunyamin, menjelaskan pentingnya proses check sound atau pengujian perangkat secara berkala setiap kali acara akan dimulai. Menurutnya, hal ini menjadi langkah antisipasi utama guna mencegah gangguan teknis saat kegiatan berlangsung.
“Pemeriksaan perangkat audio harus selalu dilakukan sebelum acara dimulai untuk memastikan fungsinya maksimal. Apabila terjadi kendala teknis di tengah acara, suasana dapat menjadi kurang kondusif. Hal inilah yang selalu kami antisipasi,” ujar Puad di sela-sela kegiatannya.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., mengapresiasi kesiapan dan dedikasi petugas operasional di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini perangkat audio belum dapat disimpan di satu tempat secara permanen karena keterbatasan fasilitas.
“Petugas operator memang membutuhkan ruang penyimpanan permanen untuk perangkat sound system. Namun, karena kondisi lembaga saat ini belum memungkinkan, perangkat kami simpan di tempat khusus yang bersifat fleksibel dan dapat dipindahkan sesuai lokasi kegiatan. Oleh karena itu, persiapan ekstra dan check sound yang cermat sebelum acara wajib dilaksanakan oleh petugas,” jelas Wawan Abdul Gani.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah akan terus mengoptimalkan pengelolaan dan pemeliharaan sarana pendukung kegiatan pembelajaran serta keagamaan di lapangan. Penataan tempat penyimpanan yang lebih representatif juga menjadi perhatian lembaga secara bertahap ke depan.
Melalui kesiapan sarana dan prasarana yang memadai, diharapkan seluruh rangkaian pembinaan karakter dan ibadah di MAN 1 Majalengka dapat berjalan semakin lancar. Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan keagamaan bagi seluruh civitas akademika Kementerian Agama.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan