Talaga (KEMENAG) — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MAN 1 Majalengka menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kelas-kelas dengan pengumpulan Infak SIGAP terbanyak periode Juli hingga September 2026. Penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di lapangan MAN 1 Majalengka usai kegiatan Kultum Jumat pagi, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas publik, sekaligus apresiasi atas kepedulian serta kedisiplinan para siswa dalam menunaikan infak. Berdasarkan hasil rekapitulasi triwulan tersebut, predikat pengumpul infak terbanyak untuk kategori Kelas XII berhasil diraih oleh Kelas XII.7 di bawah bimbingan Wali Kelas Ujang Husaenudin, M.Pd.I.
Sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Plt. Kepala MAN 1 Majalengka sekaligus Pembina UPZ MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., disaksikan oleh jajaran dewan guru dan seluruh siswa-siswi MAN 1 Majalengka.
Ketua UPZ sekaligus Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya gemar berinfak sejak dini di lingkungan madrasah.
“Pemberian sertifikat penghargaan ini sengaja kami lakukan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian para siswa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi agar partisipasi berinfak pada bulan-bulan berikutnya terus meningkat,” ujar Wawan.

Sementara itu, Ketua Murid Kelas XII.7, Akbar Rizki, mengungkapkan rasa syukur dan terkejutnya atas raihan penghargaan tersebut.
“Program pengumpulan infak secara alami kami kumpulkan sama seperti kelas lainnya. Ketika diumumkan kelas kami masuk kategori pengumpul infak terbanyak, kami sangat terkejut dan berterima kasih telah diberikan apresiasi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas bimbingan Wali Kelas kami, Bapak Ujang Husaenudin, M.Pd.I,” ungkap Akbar.
Sebagai langkah tindak lanjut, UPZ MAN 1 Majalengka berencana untuk terus melakukan rekapitulasi dan pengumuman rutin setiap triwulan. Langkah ini diambil demi menjaga akuntabilitas pengelolaan dana infak serta memacu semangat kepedulian sosial seluruh warga madrasah.
Melalui pemberian apresiasi ini, diharapkan kesadaran berinfak di kalangan siswa semakin mengakar kokoh, sehingga mampu membentuk karakter peserta didik yang dermawan, berakhlakul karimah, serta membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan dan kepedulian sosial di lingkungan Kementerian Agama.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan