Talaga (KEMENAG) — Guna menanamkan nilai-nilai karakter, memperkuat kedisiplinan, serta membangun sinergi yang kokoh antara madrasah dan lingkungan keluarga, MAN 1 Majalengka terus mengoptimalkan pendekatan pembinaan yang humanis dan edukatif. Kegiatan Pembinaan Kedisiplinan Berpakaian dan Pemanggilan Orang Tua/Wali Peserta Didik Kelas XII-10 tersebut dilaksanakan di Lobby MAN 1 Majalengka, Senin (5/10/2026).
Rangkaian kegiatan pembinaan diawali dengan dialog interaktif yang melibatkan pihak wali kelas, tim Bimbingan dan Konseling (BK), peserta didik terkait, serta orang tua/wali murid. Dalam pertemuan tersebut, pihak madrasah menyampaikan pemaparan mengenai ketentuan tata tertib kerapian busana serta pentingnya ketaatan terhadap norma berpakaian di lingkungan pendidikan. Bukan sekadar bentuk penegakan sanksi atas ketidaksesuaian tata busana, forum ini dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dua arah untuk memahami kondisi siswa, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah pendampingan bersama agar nilai-nilai kerapian dan kesopanan dapat diterapkan secara konsisten oleh peserta didik.
Penyelenggaraan agenda pembinaan kolaboratif ini dirancang sebagai instrumen pendidikan karakter berbasis kemitraan dengan keluarga. Melalui komunikasi yang terbuka dan persuasif, para peserta didik dibina agar memiliki kesadaran internal akan pentingnya menjaga kerapian, kesopanan, rasa tanggung jawab, serta rasa hormat terhadap aturan lembaga.
Wali Kelas XII-10 MAN 1 Majalengka, Heni Fauziah Hidayat, S.Pd., menyampaikan bahwa pembentukan karakter peserta didik memerlukan pendampingan yang berkesinambungan antara madrasah dan rumah.
“Pembentukan karakter peserta didik membutuhkan pendampingan yang konsisten, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Komunikasi yang baik antara wali kelas, guru BK, dan orang tua menjadi salah satu kunci utama dalam membantu siswa memahami pentingnya kedisiplinan dan merubah kebiasaan,” ujar Heni.
Lebih lanjut, beliau berharap agar proses pembinaan edukatif ini dijadikan momen evaluasi diri yang positif bagi para siswa.
“Kami berharap peserta didik dapat menjadikan kegiatan ini sebagai pembelajaran berharga untuk lebih memperhatikan tata tertib madrasah. Tugas kami bukan sekadar mengingatkan, tetapi juga mendampingi agar siswa mampu membangun kebiasaan yang lebih baik. Dengan dukungan penuh dari orang tua, kami optimistis anak-anak dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, jajaran wali kelas bersama tim BK MAN 1 Majalengka akan melakukan pemantauan berkala (monitoring) terhadap perkembangan sikap dan kedisiplinan harian peserta didik di kelas.
Melalui keberlanjutan pembinaan karakter dan penguatan sinergi dengan orang tua ini, diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran moral peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani
Sumber: news.kemenagmajalengka.info
Tinggalkan Balasan