Lewati ke konten utama
Lambang MAN  1 MAJALENGKA MAN 1 MAJALENGKA Cerdas, Islami & Berkarakter

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru Geografi MAN 1 Majalengka Jalani Supervisi Akademik

Diposting oleh Edwin Erdiyana Berita 2 menit baca
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru Geografi MAN 1 Majalengka Jalani Supervisi Akademik

Talaga (KEMENAG) — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi profesional guru, MAN 1 Majalengka melaksanakan kegiatan supervisi akademik terhadap guru mata pelajaran Geografi, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd. Gr., pada Senin (19/10/2026). Kegiatan supervisi yang dipimpin langsung oleh Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., tersebut berlangsung di kelas XI-5 pada pukul 13.45–16.00 WIB.

Supervisi akademik ini mencakup dua komponen utama, yaitu pemeriksaan administrasi guru dan observasi langsung proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. Pada komponen administrasi, pemeriksaan meliputi kelengkapan modul ajar, kalender pendidikan, alur tujuan pembelajaran (ATP), kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP), hingga jurnal dan daftar nilai untuk memastikan pembelajaran direncanakan secara terarah dan sistematis.

Pada aspek KBM, supervisor mengamati langsung penerapan strategi pembelajaran materi Keragaman Hayati Indonesia dengan subbab Zona Biogeografis Fauna Dunia Menurut Alfred Russel Wallace. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rivki Pratama mengimplementasikan model Project Based Learning (PjBL) berbasis kolaborasi guna melatih pemikiran kritis, kreativitas, dan kerja sama 33 peserta didik kelas XI-5.

Supervisor Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., menegaskan bahwa supervisi akademik berfungsi sebagai sarana refleksi dan pembinaan berkelanjutan.

“Supervisi akademik bukan sekadar memeriksa kelengkapan administrasi guru, tetapi juga menjadi sarana refleksi untuk melihat bagaimana perencanaan pembelajaran diterapkan di kelas. Harapannya, guru terus mengembangkan kompetensi profesional dan mampu menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, serta berpusat pada peserta didik,” ungkap Ade.

Sejalan dengan hal tersebut, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd. Gr., menyampaikan bahwa penggunaan model PjBL dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan bermakna.

“Melalui model pembelajaran ini, saya ingin memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Mereka tidak hanya mempelajari konsep zona biogeografis fauna dunia, tetapi juga belajar bekerja sama, bertukar gagasan, mengolah informasi, dan menyampaikan hasil pemikirannya,” tutur Rivki.

Respons positif juga disampaikan oleh salah satu siswa kelas XI-5, Warda, yang merasakan manfaat langsung dari metode pembelajaran kelompok tersebut.

“Pembelajaran dengan kerja kelompok memberikan kesempatan kepada kami untuk berdiskusi dan bertukar pendapat dengan teman. Kami juga belajar membagi tugas dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan kelompok sehingga materi yang dipelajari menjadi lebih menarik,” ujar Wanda.

Melalui supervisi ini, MAN 1 Majalengka terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan profesionalisme pendidik secara berkelanjutan. Harapannya, pelaksanaan supervisi akademik yang konsisten dan terukur ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Sumber: news.kemenagmajalengka.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *